Jakarta –Jurnal News Site.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oden Haryadi, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 10.00 WIB. Kunjungan tersebut diikuti oleh perwakilan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Biro Organisasi, serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melakukan konsultasi terkait pengembangan kompetensi pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur, termasuk penguatan pelatihan, peningkatan kapasitas pegawai, serta penyesuaian kompetensi dengan kebutuhan pelayanan publik yang semakin dinamis.
H. Oden Haryadi menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi aparatur menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pengembangan kompetensi pegawai di Jawa Barat berjalan secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang,” ujar H. Oden Haryadi.
Adapun tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk memperoleh masukan dan arahan dari KemenpanRB terkait kebijakan pengembangan sumber daya manusia aparatur, meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Jawa Barat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam reformasi birokrasi.
Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta peningkatan kompetensi pegawai yang lebih optimal, terbangunnya sistem pengembangan SDM yang berkelanjutan, serta meningkatnya kinerja aparatur pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
H. Oden Haryadi juga berharap hasil konsultasi ini dapat menjadi acuan dalam menyusun kebijakan dan program pengembangan kompetensi pegawai di Provinsi Jawa Barat, sehingga mampu menciptakan aparatur yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.








