JAKARTA — Jurnal News Site
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi I dari Fraksi Partai Golkar, H. Oden Haryadi, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia, Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka melakukan koordinasi dan konsultasi terkait pengusulan gelar Pahlawan Nasional asal Jawa Barat untuk KH. Abbas Abdul Jamil - Buntet.
Dalam pertemuan tersebut, H. Oden Haryadi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya untuk memperoleh informasi, arahan, serta masukan dari Kementerian Sosial RI mengenai proses dan mekanisme pengusulan gelar Pahlawan Nasional.
Menurut H. Oden Haryadi, pengusulan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menghargai serta mengenang jasa dan perjuangan tokoh asal Jawa Barat yang dinilai memiliki kontribusi penting bagi bangsa dan negara.
“Koordinasi ini kami lakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai tahapan, persyaratan, serta mekanisme pengusulan gelar Pahlawan Nasional. Kami ingin seluruh proses dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar H. Oden Haryadi.
Ia menegaskan, pengusulan gelar Pahlawan Nasional perlu didukung dengan kelengkapan data, dokumen sejarah, serta berbagai bukti dan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, koordinasi dengan kementerian terkait menjadi langkah penting agar proses pengusulan dapat dilakukan secara tertib dan sesuai prosedur.
H. Oden Haryadi juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan penerimaan yang diberikan pihak Kementerian Sosial RI selama kegiatan koordinasi berlangsung.
Menurutnya, komunikasi dan konsultasi seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi serta memastikan setiap tahapan pengusulan dapat dipersiapkan dengan baik.
“Kami mengapresiasi sambutan dan arahan dari Kementerian Sosial RI. Masukan yang diberikan menjadi bahan penting bagi kami untuk melengkapi dan mempersiapkan proses pengusulan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Sebagai wakil rakyat dari Jawa Barat, H. Oden Haryadi berharap proses pengusulan tersebut dapat terus dikawal melalui koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, keluarga atau ahli waris, akademisi, serta unsur masyarakat yang memiliki perhatian terhadap sejarah perjuangan tokoh Jawa Barat.
Ia berharap upaya tersebut dapat menjadi bagian dari pelestarian sejarah dan penghargaan terhadap jasa tokoh-tokoh daerah yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Reporter: Asep Ridwan
Jurnal News Site








