Pageviews last month

Iklan

Iklan

Satu Dekade GAIB 212, Budaya Sunda Jadi Napas Perayaan

Jurnal News Site
Sunday, September 13, 2026, September 13, 2026 WIB Last Updated 2026-09-14T02:10:03Z


Jurnal news site.14/9/2026
CIANJUR – Wayang Golek, pencak silat dan tari tradisional menggema di kaki Gunung Gede-Pangrango. Ribuan warga tumpah ruah di Agro Wisata Taman Sarongge Paley, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Sabtu (12/9/2026), menyaksikan perayaan satu dekade Ormas GAIB 212 yang sengaja dikemas dengan semangat pelestarian budaya Sunda.

Bagi GAIB 212, yang lahir dan tumbuh sebagai ormas asli Cianjur, budaya bukan sekadar tontonan, tetapi bagian dari jati diri yang harus dijaga dan diwariskan. Karena itu, peringatan HUT ke-10 dikemas melalui panggung seni tradisional, dengan pementasan Wayang Golek oleh dalang Ki Senda Riwanda dari Kota Bandung sebagai sajian utama.

Ketua Umum GAIB 212, Acep Muhammad Solehudin, S.E., menegaskan satu dekade organisasi menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga akar budaya.

“Jadilah ormas yang santun, berwibawa dan beradab dengan menjunjung UUD 1945, Pancasila, agama, tradisi dan budaya. GAIB 212 dimanapun berada harus bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Acep.

Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan semangat persatuan dan gotong royong.

“Lewat Wayang Golek kita sampaikan pesan persatuan, gotong royong, dan semangat mengabdi untuk umat,” ujarnya.

Semangat silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan pun menjadi warna kuat perayaan tersebut. Jajaran DPP, DPD, DPC, PAC hingga ranting GAIB 212, termasuk perwakilan dari Kota Tangerang dan Bekasi, berkumpul bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga.

Tak hanya pesta budaya, GAIB 212 juga mengawali kegiatan dengan doa bersama dan istighotsah untuk para pendiri organisasi, kemudian dilanjutkan santunan bagi anak yatim dan lansia.


Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Komisi XI, H. Kamrussamad, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi perjalanan GAIB 212 selama 10 tahun. Ia mendorong agar kiprah organisasi terus diperkuat melalui kolaborasi dan kegiatan nyata bagi masyarakat.

Peringatan satu dekade ini akhirnya bukan hanya tentang bertambahnya usia sebuah organisasi. Dari panggung Wayang Golek hingga santunan sosial, GAIB 212 membawa pesan bahwa identitas Cianjur, seni Sunda, silaturahmi dan kepedulian sosial harus tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Budaya dirawat, silaturahmi diperkuat, kebersamaan dijaga. Itulah wajah GAIB 212 di usia satu dekade.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Satu Dekade GAIB 212, Budaya Sunda Jadi Napas Perayaan

Terkini

Iklan