Palembang,Jurnal News Site— Warga Lorong Amilin Nigata, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Plaju, Kota Palembang, kembali dibuat resah oleh persoalan banjir yang terus berulang setiap kali hujan turun. Kondisi ini diduga kuat disebabkan oleh saluran drainase yang tertutup akibat pengecoran jalan di depan rumah warga, sehingga aliran air tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya.
Menurut keterangan sejumlah warga, permasalahan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum ada penanganan serius dari pihak terkait. Saluran drainase yang sebelumnya berfungsi sebagai jalur pembuangan air hujan dan limpasan banjir kini tertutup beton, membuat air meluap dan menggenangi badan jalan serta halaman rumah warga.
“Setiap hujan deras, air langsung tergenang karena tidak ada jalan masuk ke gorong-gorong. Drainasenya tertutup coran jalan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (—).
Warga mengaku telah berupaya menyampaikan keluhan ini kepada aparat setempat, mulai dari RT, RW, hingga pihak kelurahan. Namun sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan. Bahkan, warga mengaku bingung harus melapor ke instansi mana agar persoalan ini dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami sudah bertanya ke RT, RW, bahkan ke petugas kelurahan. Tapi jawabannya sama, tidak ada kejelasan harus melapor ke mana. Akhirnya kami hanya bisa pasrah,” keluh warga lainnya.
Akibat kondisi tersebut, aktivitas warga menjadi terganggu. Jalan lingkungan yang tergenang air licin dan sulit dilalui, terutama oleh anak-anak dan lansia. Selain itu, genangan air yang dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti berkembangnya nyamuk penyebab penyakit.
Warga berharap pemerintah kota Palembang melalui dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Mereka meminta agar saluran drainase yang tertutup dapat dibuka kembali atau dibuatkan jalur air yang layak agar banjir tidak terus berulang.
“Kami hanya ingin solusi yang jelas. Jangan sampai setiap hujan kami selalu kebanjiran. Ini lingkungan permukiman, bukan sungai,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan drainase tersumbat di Lorong Amilin Nigata tersebut.
Warga berharap keluhan ini segera mendapat perhatian serius demi kenyamanan dan keselamatan bersama.




