Cianjur –Jurnal News Site.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi I dari Fraksi Partai Golkar, H. Oden Haryadi, S.H., M.H., menggelar kegiatan Reses III Tahun Anggaran 2026 pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh H. Apip Iskandar, S.H., M.H. selaku Ketua Peradi Kabupaten Cianjur, aparatur Pemerintah Desa Bojongherang, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, H. Apip Iskandar, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran H. Oden Haryadi di tengah masyarakat melalui agenda reses tersebut.
"Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak H. Oden Haryadi dalam rangka reses dan silaturahmi dengan warga. Semoga kegiatan ini menjadi jembatan yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga berbagai keinginan serta aspirasi warga dapat tersampaikan dan direalisasikan," ujarnya.
Sementara itu, H. Oden Haryadi, S.H., M.H. mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, reses merupakan momentum penting untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan antusiasme masyarakat yang begitu luar biasa. Melalui reses ini, berbagai aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada. Mudah-mudahan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap," ungkap H. Oden.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang dinilai sangat dibutuhkan, di antaranya peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sejumlah titik yang rawan longsor.
H. Oden menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota legislatif untuk turun langsung ke daerah pemilihannya guna menyerap aspirasi masyarakat. Hasil reses nantinya akan menjadi bahan pokok perjuangan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, tujuan utama reses adalah memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat, memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan, kritik, dan masukan secara langsung kepada anggota dewan.
"Manfaat reses sangat besar karena masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan riil di lapangan secara langsung. Aspirasi yang terkumpul akan kami bawa dan perjuangkan dalam forum resmi DPRD agar dapat menjadi prioritas pembangunan yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang konstruktif. Warga berharap berbagai usulan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah dan segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas hidup serta mendukung percepatan pembangunan di Desa Bojongherang dan wilayah sekitarnya.
(Asep Ridwan)









