Cikadu, 23 April 2026 – Kondisi sarana pendidikan di wilayah Cianjur selatan kembali menjadi sorotan. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padaluyu, Kecamatan Cikadu, dilaporkan mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kerusakan parah terlihat pada salah satu ruang kelas yang kini mengancam keselamatan siswa dan guru. Berdasarkan pantauan di lokasi, atap bangunan tampak lapuk, dinding mulai retak, serta genteng banyak yang sudah berjatuhan.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah Cikadu. Risiko material bangunan yang bisa runtuh sewaktu-waktu menjadi ancaman nyata bagi aktivitas belajar.
Akibat kerusakan itu, ruang kelas tidak lagi dapat difungsikan secara optimal. Hal ini menambah daftar panjang sekolah di wilayah Cianjur selatan yang mengalami kerusakan berat dan masih menunggu antrean perbaikan.
Salah seorang wali murid mengungkapkan kekhawatirannya.
"Kami sangat khawatir setiap kali anak-anak berangkat sekolah. Bangunannya sudah sangat tua. Kami berharap pemerintah tidak menunggu sampai bangunan ini ambruk," ujarnya.
Untuk sementara, pihak sekolah berupaya memaksimalkan ruang yang masih dianggap aman agar kegiatan belajar tetap berjalan. Meski demikian, keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas pendidikan bagi para siswa.
Kalau Asep mau, Alek bisa �bantu tambahkan kutipan dari pihak pemerintah, DPRD (misalnya H. Oden Haryadi), atau �dibuat versi rilis media yang lebih “tajam” dan siap kirim ke redaksi.




