Cianjur –Jurnal News Site.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, H. Oden Haryadi, S.H., M.H., menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pembangunan DPRD Provinsi Jawa Barat pada Jumat, 17 April 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Balai Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh H. Oden Haryadi, S.H., M.H., Kepala Desa Sarampad Dudu Abdurajab, S.IPem., Dr. Cecep Sjahru Wirahma, S.H., M.H., aparatur pemerintah desa, para Ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader, serta masyarakat sekitar yang turut antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala Desa Sarampad, Dudu Abdurajab, S.IPem., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ke wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa kunjungan tersebut merupakan momentum penting bagi masyarakat Desa Sarampad untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
"Kami menyambut baik dan bersyukur atas kedatangan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang pertama kali berkunjung ke Desa Sarampad. Mudah-mudahan aspirasi dan keinginan masyarakat di sini dapat terealisasi, terutama yang sangat diprioritaskan adalah perbaikan jalan desa," ujar Dudu.
Dalam kesempatan tersebut, H. Oden Haryadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurutnya, pengawasan dilakukan agar pelaksanaan program pemerintah daerah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Pengawasan ini bertujuan memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan serta menjamin penggunaan anggaran benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung," jelas H. Oden Haryadi.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan bertujuan meningkatkan kinerja pemerintah daerah agar bekerja lebih maksimal dan profesional. Dengan pengawasan rutin, potensi penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang dapat diminimalisir serta pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
"Pengawasan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari setiap program pembangunan yang dijalankan," pungkasnya.
Sementara itu, sebagai akademisi, Dr. Cecep Sjahru Wirahma, S.H., M.H., memberikan pandangan dari aspek hukum terkait kegiatan pengawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD merupakan amanat undang-undang yang harus dilaksanakan secara konsisten guna memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurutnya, kegiatan pengawasan ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Dari sisi hukum, pengawasan juga menjadi instrumen penting dalam memastikan penggunaan anggaran publik sesuai ketentuan perundang-undangan serta menghindari potensi pelanggaran administratif maupun hukum.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme kontrol demokratis yang bertujuan menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Dengan adanya dialog langsung seperti ini, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara efektif," ungkap Dr. Cecep.
Dalam sesi dialog, masyarakat Desa Sarampad menyampaikan berbagai aspirasi yang diharapkan dapat segera terealisasi. Aspirasi tersebut di antaranya peningkatan kesejahteraan kader, Linmas, tokoh agama, RT dan RW, bantuan alat kesehatan, serta pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat.
Masyarakat berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dan diperjuangkan melalui jalur legislatif sehingga pembangunan di Desa Sarampad dapat berjalan lebih baik dan merata.
Kegiatan pengawasan berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme, serta diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat demi mendorong pembangunan yang lebih optimal di Kabupaten Cianjur, khususnya di Kecamatan Cugenang.



















