Jurnalnewssite - Kalimantan Barat.
SUKADANA – Kehadiran Effendi Ahmad dalam agenda Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kayong Utara yang digelar di Sukadana pada 16 April 2026 menjadi perhatian banyak pihak.
Dalam kegiatan tersebut, Effendi Ahmad hadir sebagai salah satu tokoh politik senior di Kabupaten Kayong Utara yang kini mendapat amanah sebagai Wakil Ketua DPW PKB Kalimantan Barat.
Kehadiran Effendi Ahmad dinilai menjadi energi baru bagi PKB di Kabupaten Kayong Utara. Dengan pengalaman panjang di dunia pemerintahan dan politik daerah, Effendi Ahmad diharapkan dapat memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.
Dalam keterangannya, Effendi Ahmad menegaskan komitmennya untuk ikut membesarkan PKB di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Kayong Utara.
“PKB harus menjadi rumah besar bagi masyarakat, tempat memperjuangkan aspirasi rakyat, terutama masyarakat kecil, petani, nelayan, pelaku usaha, dan generasi muda,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas kader partai agar mampu menghadapi tantangan politik ke depan.
Menurut Effendi Ahmad, partai tidak cukup hanya hadir menjelang pemilu, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai persoalan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga lapangan pekerjaan.
“Ke depan kita ingin PKB semakin dekat dengan masyarakat, semakin kuat di desa-desa, dan benar-benar menjadi bagian dari solusi atas persoalan rakyat,” katanya.
Muscab PKB Kabupaten Kayong Utara sendiri menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi, menyusun strategi politik, serta membangun semangat baru di internal partai.
Sejumlah kader dan simpatisan yang hadir menilai bergabungnya Effendi Ahmad akan memberi dampak positif terhadap perkembangan PKB di Kabupaten Kayong Utara. Selain memiliki pengalaman pemerintahan, Effendi Ahmad juga dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat.
Dengan masuknya tokoh-tokoh berpengalaman, PKB Kabupaten Kayong Utara diharapkan mampu semakin berkembang dan menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan pada kontestasi politik mendatang.
(A.Khaliq).



