Jurnalnews site - Kalimantan Barat.
SUKADANA – Ketua DPC PKB Kabupaten Kayong Utara, Alias, menegaskan bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) PKB yang digelar di Sukadana pada 16 April 2026 menjadi momentum kebangkitan baru bagi partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Di hadapan para kader, simpatisan, tokoh masyarakat, dan pengurus partai, Alias menyampaikan bahwa PKB Kayong Utara tidak boleh hanya menjadi partai pelengkap, tetapi harus menjadi kekuatan utama yang mampu hadir di tengah masyarakat dan memenangkan hati rakyat.
“PKB harus bangkit, harus bergerak, dan harus menjadi partai yang besar di Kabupaten Kayong Utara. Kita tidak boleh hanya puas menjadi penonton. Kita harus menjadi pelaku utama perubahan,” tegas Alias disambut tepuk tangan para kader.
Alias mengatakan target besar PKB pada Pemilu mendatang adalah memperoleh empat kursi DPRD Kabupaten Kayong Utara, dengan target minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan.
Menurutnya, target tersebut bukan sesuatu yang mustahil apabila seluruh kader bergerak bersama, memperkuat struktur partai, serta turun langsung ke masyarakat.
“Kita ingin PKB memiliki empat kursi DPRD. Satu dapil, satu kursi. Itu target kita bersama. Kalau kita solid, kalau kita bergerak, kalau kita mau bekerja keras, insyaallah target itu bisa kita capai,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa PKB harus mulai memberi ruang lebih besar kepada generasi muda. Menurut Alias, anak-anak muda Kayong Utara memiliki semangat, kreativitas, dan keberanian yang dapat menjadi energi besar untuk membawa partai semakin maju.
“PKB ke depan harus menjadi rumah bagi anak muda. Kita harus hadir di tengah generasi muda, mendengar aspirasi mereka, melibatkan mereka dalam kegiatan sosial, keagamaan, olahraga, pendidikan, dan politik,” katanya.
Alias menilai bahwa banyak anak muda saat ini ingin terlibat dalam perubahan, namun sering tidak memiliki wadah yang tepat. Karena itu, PKB harus menjadi tempat bagi anak muda untuk berkembang dan berkontribusi.
“Kita ingin anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton politik. Mereka harus ikut terlibat, ikut bergerak, ikut menentukan arah masa depan daerah. Menyala PKB Ku! Ini saatnya anak muda Kayong Utara bangkit bersama PKB,” serunya dengan penuh semangat.
Dalam pidatonya, Alias juga mengajak seluruh kader untuk tidak hanya aktif saat menjelang pemilu, tetapi terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai persoalan.
Ia menegaskan bahwa kader PKB harus menjadi orang pertama yang hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, baik dalam persoalan sosial, keagamaan, pendidikan, maupun pembangunan desa.
“Kalau kita ingin dicintai rakyat, maka kita harus lebih dulu mencintai rakyat. Jangan hanya datang saat butuh suara, tetapi datanglah saat masyarakat membutuhkan kita,” ujarnya.
Muscab PKB Kabupaten Kayong Utara pun menjadi ajang konsolidasi besar bagi seluruh kader untuk menyusun strategi, memperkuat persatuan, dan membangun optimisme menghadapi kontestasi politik mendatang.
Dengan semangat baru, target empat kursi DPRD, serta dukungan generasi muda, PKB Kabupaten Kayong Utara optimistis dapat menjadi salah satu kekuatan politik yang semakin diperhitungkan di daerah.
(A.Khaliq).


