CIANJUR –Jurnal News Site.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Oden Haryadi, S.H., M.H. menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan DPRD Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di Aula Balai Desa Babakancaringin, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, aparatur desa, tokoh masyarakat, serta akademisi. Hadir pula Dr. Cecep Sjahru Wirahma, S.H., M.H. dari Universitas Suryakancana.
Dalam sambutannya, H. Oden Haryadi menyampaikan bahwa anggota dewan memiliki tiga tugas pokok utama, yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.
Ia menjelaskan, fungsi legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah demi kepentingan masyarakat.
Fungsi anggaran berkaitan dengan penyusunan dan pengawasan penggunaan APBD agar tepat sasaran, transparan, dan bermanfaat bagi rakyat. Sedangkan fungsi pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh program pemerintah berjalan sesuai aturan, tepat manfaat, serta benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat desa.
“Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti, serta penggunaan anggaran pemerintah dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar H. Oden Haryadi.
Ia menambahkan, sasaran utama dari kegiatan pengawasan tersebut adalah meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan, mempercepat pembangunan infrastruktur desa, memperkuat kesejahteraan masyarakat, serta memastikan bantuan dan program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Dr. Cecep Sjahru Wirahma menjelaskan bahwa pengawasan anggota dewan memiliki peran penting baik dari aspek hukum maupun sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, secara hukum pengawasan DPRD merupakan bagian dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan agar tetap sesuai dengan peraturan perundang-undangan, prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, serta mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan anggaran.
Sedangkan dari aspek sosial, pengawasan dewan menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, membangun komunikasi antara pemerintah dan warga, serta memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Pengawasan bukan hanya mencari kesalahan, tetapi menjadi upaya bersama agar pembangunan berjalan lebih baik, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kepala Desa Babakancaringin Ihin Solihin menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran H. Oden Haryadi menjadi bukti nyata perhatian anggota dewan terhadap pembangunan desa, khususnya dalam melakukan pengawasan langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ini merupakan gambaran bahwa kedatangan anggota dewan seperti H. Oden Haryadi memberikan banyak manfaat bagi pembangunan desa kami, terutama infrastruktur,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa usulan masyarakat pada kegiatan reses sebelumnya telah mendapatkan disposisi dan berharap dapat direalisasikan pada tahun mendatang.
Selain itu, dalam dialog bersama masyarakat turut dibahas berbagai usulan pembangunan ke depan,
Adapun sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang disampaikan masyarakat di antaranya:
Permohonan pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) di Kampung Nanggela RT 001/RW 001.
Permohonan pembangunan TPT di Kampung Selakopi RT 003/RW 003.
Permohonan pembangunan Jalan Usaha Tani (hotmix) dari Kampung Cibarengkok RW 002 sampai Kampung Peundeuyraweuy RW 003.
Permohonan pembangunan jalan hotmix Jalan H. Agus Muhtar Desa Babakancaringin.
Permohonan pembangunan jalan hotmix Kampung Cirata RT 001/RW 006.
Permohonan pembangunan jalan hotmix Kampung Ciwaru RW 007.
Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dengan sesi dialog interaktif antara masyarakat dan narasumber, sebelum akhirnya ditutup dengan pembacaan doa.
Liputan Asep Ridwan















