Iklan

Iklan

Ketum Bravo Komando & Ketua PWRI Pers Tujuan Bazaar Meningkatkan Silaturahmi

Jurnal News Site
Friday, May 10, 2019, May 10, 2019 WIB Last Updated 2019-05-11T01:13:42Z
Poto proses audien dengan PLT BUPATI ,Kapolres serta elemen masyarakat

CIANJUR-Jurnal News Site.
Bazaar Ramadhan yang selalu dilaksanakan rutin mendapat dukungan dari sebagian besar lembaga swadaya  masyarakat dan juga warga setempat baik dari pihak kelurahan dan juga kecamatan pun turut andil memberikan ijin terselengaranya bazar.

Tak terkecuali Dpc Persatuan Wartwan Republik Indonesia melalui ketuanya Asep Ridwan sangat mendukung penuh demi menjaga keharmonisan antar lembaga beserta masyarakat yang penting bisa menjaga keamanan dan ketertiban umum,adapun pelaksanaannya di wisma karya berdampak baik pula bagi toko yang berjejer sejak lama dengan tambahan pengunjung selepas berkunjung di bazaar yang notabene hanya berlangsung kurang dari satu bulan.

Saya berharap dengan diadakannya bazaar ramadhan semua diuntungkan karena seperti pepatah "Rizeki tidak akan kemana yang mengatur Tuhan Yang Maha kuasa" semua dibukakan jalan dan semua bakal bisa menikmatinya aamiin."menambahkan

 Sebuah  keputusan penting itu dihasilkan melalui proses pergulatan pemikiran yang panjang karena disertai dengan beragam perdebatan. Tanggal 8 Mei 2019 menjadi tonggak bersejarah karena Bazaar Ramadhan akhirnya bisa dilaksanakan kembali sebagaimana yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam. Kali ini bertempat di area halaman Wisma Karya sebagaimana disahkan putusannya oleh PLT. Bupati Cianjur Herman Suherman yang didampingi Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah S.IK, MH dan Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf. Rendra Dwi Ardhani. Pasca putusan tersebut semua pihak harus mampu bersikap legawa dan tidak perlu lagi memperkeruh keadaan dengan cara memelintir informasi sehingga dapat menimbulkan kegaduhan..

Menurut Penanggung jawab Bazaar Ramadhan, Bambang Adi Sudarso menyebutkan jika kegiatan bazaar sudah berlangsung cukup lama sehingga sudah mengkristal dalam dinamika kehidupan masyarakat Cianjur. Melalui kegiatan ini dapat mempererat jalinan silaturahmi diantara beragam komponen masyarakat. 
"Kita mengadakan bazaar  ramadhan ini sudah rutin dan berlangsung lebih dari sepuluh tahun sebelum ada pemindahan Pasar Induk Cianjur. Jadi ini sebagai ajang silaturahmi yang diadakan setahun sekali dengan berbagai ormas. Tidak kalah pentingnya juga acara ini untuk bantu meningkatkan perekonomian para pedagang skala kecil dan menengah," ujarnya.
Ditambahkan Ketua Umum Bravo Komando ini bahwa sejak awal kehadiran Bazaar tidak dimaksudkan untuk mematikan para pedagang apalagi sampai memindahkan Pasar Induk Cianjur (PIC). Sehingga pasca putusan 8 mei tersebut semua pihak dapat mencerna dengan jernih dan tidak lagi memperkeruh keadaan.
"Jangan sampai sepinya PIC kemudian dialamatkan kepada bazaar sebagai penyebabnya, rasanya tidak perlu bazaar dijadikan kambing hitam. Sebab pemindahan PIC itu tidak ada kaitannya dengan Bazaar karena itu merupakan kebijakan dari mantan Bupati terdahulu (TMS). Jadi semua pihak harus mampu memahami situasi ini dengan tidak lagi memperkeruh keadaan," bebernya.

Sementara itu, Ketua Media Center Bravo Komando (MCBK), Rikky menambahkan bahwa untuk pelaksanaan bazaar tahun ini sudah melalui proses pembahasan yang cukup panjang. Saking detailnya semua permasalahan diurai dari berbagai sudut pandang yang diwakili oleh masing-masing instansi tidak terkecuali perwakilan para pedagang PIC.
"Setidaknya saya mengikuti 5 kali audiensi (rapat pembahasan,red) sebelum akhirnya pada tanggal 8 mei 2019 diputuskan oleh Muspida Cianjur. Prosesnya terbilang alot karena setiap audiensi itu menyerap beragam informasi tidak terkecuali keluhan dari para pedagang PIC juga mengemuka. Kalau meminjam ucapan PLT Bupati itukan bahwa keputusan yang diambil itu tidak akan menyenangkan semua pihak tapi harus diterima oleh semua pihak," bebernya.
Kedepan, kata dia, semua pihak bisa menatap masa depan yang lebih baik dengan menghindari upaya yang mengarah kepada adu domba. Sehingga mampu membedakan dengan baik setiap dinamika yang berkembang di masyarakat dengan jernih.
"Jangan sampai diantara sesama komponen masyarakat mau diadu domba oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan sesaat. Dalam sejarahnya bazaar ramadhan ini bukan dimaksudkan untuk mematikan sektor usaha lain  tapi justru mempererat tali silaturahmi dan sarana untuk saling berkomunikasi," pungkasnya. (TMH/DNS/AR)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketum Bravo Komando & Ketua PWRI Pers Tujuan Bazaar Meningkatkan Silaturahmi

Terkini

Iklan