Iklan

Iklan

AMCM Laporkan Bupati Cianjur Ke Mabes Polri Atas Dugaan Penyebaran Informasi Hoax

Jurnal News Site
Thursday, March 2, 2023, March 02, 2023 WIB Last Updated 2023-03-02T22:27:12Z


Cianjur,-Jurnal News Site
ALIANSI Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) Laporkan Bupati Cianjur, Herman Suherman ke Mabes Polri atas dugaan penyebaran informasi hoax yang dinilai menyebabkan provokasi dan penghasutan, Kamis (02/03/2023)

Galih Widyaswara selalu koordinator aksi AMCM mengatakan, perkataan atau informasi tersebut disampaikan kepada warga korban gempa disaat bupati Herman Suherman berkunjung ke Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku Cianjur pekan lalu.

Didalam kunjungan nya bupati mengatakan bahwa pencairan untuk tahap 3 dan 4 tidak cair karena terhambat oleh pendemo. Di sini sudah jelas adanya unsur hoax, penghasutan dan provokasi kepada masyarakat, padahal sudah jelas bahwa BPBD Cianjur di Facebook menyampaikan bahwa tahap 3 dan 4 belum cair karena masih dalam proses Kementrian Keuangan,” Ungkapnya kepada Jurnal News Site Kamis 02/032023.

Jelasnya, pernyataan bupati tersebut sudah  mencederai demokrasi karena unjuk rasa sudah diatur dalam Undang-Undang. Seharusnya bupati introspeksi atas kinerjanya sendiri sehingga menyebabkan terhambatnya pencairan, tegasnya


“Kita juga harus melihat penyebab yang sebenarnya Kita lihat fakta pada pencairan tahap 1 dan 2 apakah sudah maksimal sambungnya,
hal itulah yang diduga menjadi penyebab kenapa tahap 3 dan 4 belum juga cair dan terlambat dan masih banyak data yang masuk ke pengaduan. Jangan jangan kinerjanya yang buruk, lalu menyalahkan pendemo,” pungkasnya.

AMCM berharap agar laporannya ke Mabes Polri segera ditindaklanjuti secara hukum yang berlaku. “Alhamdulilah ternyata terkait gejolak Cianjur, salah satu anggota Mabes Polri sudah mendengar. Berkas kita diterima langsung oleh Sekretariat Umum Polri, tutupnya.
YSA
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • AMCM Laporkan Bupati Cianjur Ke Mabes Polri Atas Dugaan Penyebaran Informasi Hoax

Terkini

Topik Populer

Iklan