CIANJUR, –Jurnal News Site Kecelakaan yang melibatkan truk kontainer dan tumbangnya pohon di Jalan Raya Bandung kilometer 05, wilayah Kampung Cikolotok dan Kampung Hegarmanah, Desa Sukamulya-Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, menyebabkan arus lalu lintas terhambat selama lebih dari dua jam, Kamis (23/7/2026). Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 06.10 Wib itu bertepatan dengan jam sibuk berangkat kerja dan sekolah, sehingga kemacetan menjalar hingga sepanjang satu kilometer.
Berdasarkan laporan hasil penilaian kejadian dari Regu 4 Pusdalops Penanggulangan Bencana Daerah (PB) BPBD Kabupaten Cianjur, insiden bermula saat truk kontainer milik Dwiharta Logistik dengan nomor polisi B 9928 PEJ menabrak dahan pohon yang tumbuh di sisi kiri jalan. Setelah dahan tersebut patah dan truk sempat lewat, kendaraan kembali menabrak batang pohon lain yang akhirnya roboh melintang tepat di antara kepala truk dan bak kontainer. Posisi pohon yang terjepit itu membuat truk tidak dapat bergerak maju maupun mundur, sehingga jalur seketika tertutup total.
Selama penanganan, kendaraan besar sama sekali tidak dapat melintas, sementara kendaraan roda dua masih bisa berusaha melewati sela-sela reruntuhan. Situasi ini memunculkan kepadatan kendaraan yang cukup tinggi mengingat waktu kejadian bertepatan dengan jam berangkat aktivitas warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, menjelaskan bahwa tantangan utama penanganan kali ini adalah waktu kejadian yang berimpitan dengan puncak mobilitas pagi.
“Kejadian ini terjadi tepat saat warga mulai beraktivitas, berangkat kerja dan sekolah. Dampaknya terasa langsung pada kelancaran arus lalu lintas. Namun berkat kerja cepat petugas gabungan, hambatan bisa diselesaikan lebih cepat dari perkiraan awal,” ujar Samudra.
Ia menambahkan, prioritas utama tim adalah memotong batang pohon yang menjepit kendaraan, membersihkan jalur, sekaligus membantu kepolisian mengatur arus agar tidak terjadi penumpukan yang lebih parah.
“Kami juga mengimbau seluruh unsur siaga bencana di lapisan terbawah untuk lebih peka terhadap potensi bahaya di sekitar jalur utama. Kewaspadaan dini adalah kunci agar gangguan seperti ini bisa dicegah atau setidaknya dampaknya bisa diminimalisir,” tegasnya.
Berkat kerja cepat petugas, pada pukul 08.03 Wib truk yang terjebak sudah dapat digerakkan dan arus lalu lintas perlahan kembali normal. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Menyusul kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Cianjur merekomendasikan agar jaringan Respons Penanggulangan Bencana (RETANA) setempat senantiasa bersiaga dan segera menyampaikan informasi setiap kali terjadi peristiwa serupa atau potensi bencana di wilayahnya. Langkah ini dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan meminimalkan dampak yang merugikan aktivitas masyarakat luas.




