CIANJUR SELATAN — Peristiwa ambruknya gapura gerbang sekolah terjadi di SD Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Insiden tersebut menimpa seorang siswi kelas V bernama Najwa beserta ayahnya saat keduanya berteduh dari hujan di bawah gapura sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Najwa diantar oleh ayahnya ke sekolah. Namun, karena hujan sedang turun, Najwa dan ayahnya memilih berteduh di bawah gapura gerbang sebelum melanjutkan aktivitas menuju ruang kelas.
Nahas, saat keduanya berada di bawah gapura, bangunan tersebut tiba-tiba ambruk hingga menimpa mereka. Peristiwa itu sontak menimbulkan kepanikan dan keprihatinan, terutama di kalangan keluarga korban serta masyarakat sekitar sekolah.
Salah seorang guru yang berada di lokasi, Asep Alimudin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat itu Najwa sedang diantar oleh ayahnya ke sekolah ketika hujan turun.
“Benar, saat ayahnya mengantarkan Najwa, kondisi sedang hujan sehingga mereka berteduh di bawah gapura. Tiba-tiba gapura tersebut ambruk dan menimpa Najwa. Pihak sekolah langsung bergerak cepat membawa Najwa ke RSUD Pagelaran untuk mendapatkan penanganan medis,” ungkap Asep Alimudin.
Langkah cepat pihak sekolah membawa korban ke rumah sakit dilakukan agar Najwa segera mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kondisi terkini ayah Najwa serta perkembangan penanganan terhadap kedua korban masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti ambruknya gapura belum diketahui. Dugaan bahwa bangunan tersebut telah berusia lama masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kondisi bangunan dan fasilitas di lingkungan sekolah. Gapura gerbang merupakan salah satu fasilitas yang setiap hari dilalui oleh siswa, guru, orang tua, serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar sekolah.
Pihak sekolah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, khususnya fasilitas yang berpotensi membahayakan keselamatan warga sekolah.
Selain itu, langkah pengamanan terhadap area gapura yang ambruk perlu dilakukan agar tidak menimbulkan risiko lanjutan bagi siswa maupun masyarakat.
Keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama. Melalui evaluasi dan pemeriksaan fasilitas sekolah secara berkala, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah sehingga lingkungan pendidikan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Reporter: Asep Ridwan
Jurnal News Site




