CIANJUR – Jurnal News Site
Komunitas Asep-Asep (KAA) Cianjur kembali menggelar kegiatan Asep Berbagi Jum'at Berkah yang ke-37 di kawasan Alun-Alun Cianjur, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi persiapan pelaksanaan Pasanggiri Jaipong Se-Jawa Barat yang akan digelar pada 16 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris Jenderal DPP Komunitas Asep-Asep, Asep Suwarman, serta Ketua Pengarah dan PIC Seni Budaya, H. Asep Ediyana Sulaksana, S.Sen., Gr. Kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan koordinasi dengan Dewan Kesenian Cianjur (DKC) terkait rencana penyelenggaraan Pasanggiri Jaipong.
Kegiatan Asep Berbagi Jum'at Berkah dipimpin langsung oleh Ketua DPD KAA Kabupaten Cianjur, Asep Kusnadi atau yang akrab disapa Wa Jabrigh. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan sosial tersebut dapat berjalan dengan lancar.
"Kami bersyukur kegiatan ini dapat terus terlaksana. Selain berbagi kepada sesama, kami juga mendoakan saudara-saudara yang telah meninggal dunia agar mendapatkan ampunan dan diterima seluruh amal ibadahnya," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan Jum'at Berkah menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menumbuhkan jiwa sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Usai kegiatan sosial, rombongan melanjutkan kunjungan ke DKC yang dipimpin langsung oleh Sekjen DPP KAA, Asep Suwarman, guna membahas teknis pelaksanaan Pasanggiri Jaipong. Kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi pilar pendidikan dan pelestarian budaya yang menjadi program Komunitas Asep-Asep.
Asep Suwarman menjelaskan bahwa Pasanggiri Jaipong kali ini merupakan penyelenggaraan kedua. Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses digelar di Gedung Mayang Sunda, Bandung.
"Untuk pelaksanaan kedua ini kami memilih Kabupaten Cianjur dengan lokasi di Gedung DKC. DPD KAA Cianjur diberikan amanah untuk menjadi tuan rumah dan akan terlibat dalam berbagai aspek pelaksanaan, mulai dari publikasi hingga menjalin kerja sama dengan sponsor maupun mitra strategis di Cianjur," jelasnya.
Sementara itu, Wa Jabrigh menyatakan kesiapan DPD KAA Cianjur dalam menjalankan mandat dari DPP.
"Alhamdulillah, kami telah mendapatkan tempat yang sangat representatif, yaitu Gedung DKC Cianjur.
Kegiatan Pasanggiri Jaipong telah ditetapkan akan dilaksanakan pada 16 Agustus 2026. Kami bertanggung jawab untuk menyukseskan acara ini," katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum tumbuh dan berkembangnya berbagai kegiatan kebudayaan di Kabupaten Cianjur, sejalan dengan visi dan misi Komunitas Asep-Asep dalam melestarikan budaya daerah.
Ketua Pengarah dan PIC Seni Budaya, H. Asep Ediyana Sulaksana, menjelaskan bahwa Pasanggiri Jaipong akan dibagi ke dalam tiga kategori lomba, yaitu:
SD kelas 1 sampai kelas 3.
SD kelas 4 sampai kelas 6.
SMP dan SMA.
Menurutnya, peserta akan berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat karena kegiatan ini berada di bawah koordinasi DPP KAA.
"Skala kegiatan ini se-Jawa Barat agar lebih besar, lebih dikenal, dan menunjukkan bahwa DPP maupun DPD KAA Cianjur memiliki kemampuan menyelenggarakan event budaya berskala luas. Selain itu, Cianjur memiliki banyak talenta penari Jaipong yang patut mendapat ruang untuk berkembang," ujarnya.
Ia menambahkan, selain menentukan juara di setiap kategori, panitia juga akan memilih Juara Umum sebagai penampil terbaik dari seluruh peserta.
"Juara umum nantinya akan diberdayakan oleh DPD KAA Cianjur untuk tampil dalam berbagai kegiatan dan acara resmi. Ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan bakatnya," tambahnya.
Ketua Dewan Kesenian Cianjur, Beng Beng Bella atau yang akrab disapa Om Ben, menyambut positif rencana kegiatan tersebut.
"Saya sangat senang dengan program yang digagas Komunitas Asep-Asep. Selain unik, komunitas ini memiliki anggota yang sangat banyak di Jawa Barat dan aktivitasnya juga positif, terutama dalam bidang seni dan budaya," ujarnya.
Ia berharap Pasanggiri Jaipong yang akan digelar pada 16 Agustus 2026 dapat berjalan sukses dan menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Sunda.
"Mudah-mudahan Komunitas Asep-Asep dapat menjadi garda terdepan dalam membangkitkan, membina, dan meregenerasi budaya Sunda, khususnya di Kabupaten Cianjur," pungkasnya.
Liputan Asep Ridwan












