Cianjur – Pergerakan Indonesia Maju (PIM) meminta transparansi terkait pembangunan dan keberadaan tower BTS yang berdiri di wilayah Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur. Permintaan tersebut disampaikan dalam audiensi yang digelar pada 11 Juni 2026 bersama instansi terkait.
Ketua PIM, Tirta Jaya Pragusta yang akrab disapa Kang Akew, menyayangkan ketidakhadiran pihak owner maupun pelaksana pembangunan tower BTS dalam audiensi tersebut. Menurutnya, ketidakhadiran pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan tower menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat yang mengadukan berbagai keluhan terkait keberadaan tower tersebut.
Audiensi dihadiri oleh perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang diwakili Sekretaris Dinas, Rizki. Turut hadir perwakilan Kelurahan Bojongherang, yakni Sekretaris Kelurahan Suud dan Kasi Trantib Mustopa, serta perwakilan Kecamatan Cianjur yang diwakili Kasi Trantib Irfan.
Dalam pertemuan tersebut, PIM menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat mengenai masih berdirinya tower BTS yang dinilai menimbulkan kekhawatiran karena lokasinya berada di kawasan padat penduduk.
"Hasil audiensi kami pada 11 Juni 2026 terkait masih berdirinya tower BTS menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan adanya kejelasan dan transparansi. Namun sangat disayangkan pihak owner tower tidak hadir. Hal ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi kami," ujar Tirta Jaya Pragusta.
PIM juga mendesak pemerintah daerah untuk melakukan peninjauan kembali terhadap perizinan pembangunan tower tersebut. Menurut Tirta, keberadaan tower di tengah permukiman padat penduduk perlu dikaji ulang dengan memperhatikan aspek keselamatan, ketentuan teknis, serta keterlibatan masyarakat sekitar dalam proses perizinannya.
"Kami menuntut adanya peninjauan kembali terhadap izin pendirian tower tersebut. Ini juga merupakan keinginan masyarakat sekitar. Berdasarkan informasi yang kami terima, lokasi tower berada di kawasan yang cukup padat penduduk sehingga perlu dipastikan kesesuaiannya dengan regulasi yang berlaku," tegasnya.
Lebih lanjut, Tirta menilai masyarakat setempat seharusnya dilibatkan dalam proses pembangunan maupun sosialisasi proyek yang berdampak langsung terhadap lingkungan sekitar. Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari polemik yang berkepanjangan.
Pergerakan Indonesia Maju menegaskan akan terus mengawal aspirasi warga hingga terdapat kepastian dan kejelasan terkait legalitas serta aspek keselamatan dari keberadaan tower BTS tersebut. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dan pihak pengelola tower segera memberikan penjelasan resmi atas berbagai pertanyaan yang berkembang di lingkungan sekitar.



